Tips Aman Mengirim Benda Berbentuk Cairan

Halo Hepizen! Pernahkah Anda mengirimkan paket dalam bentuk cairan? Eh ternyata pas saya datang paketnya rusak. Pastinya membuatmu kesal, bukan? Padahal Anda merasa packing yang Anda lakukan dengan barang Anda sudah cukup aman. Mungkin ada beberapa langkah yang terlewat saat Anda mengemas dan mengirimkan barang. 

Oleh karena itu kami ingin memberikan tips cara mengirim paket cairan agar tetap aman sampai ke tujuan. Terutama untuk ekspor indonesia ke thailand.

Pengiriman paket cair memang membutuhkan perhatian khusus, baik pada saat pengemasan maupun dalam proses pengiriman. Oleh karena itu, Anda harus mempersiapkannya dengan sebaik-baiknya agar cairan ini dapat sampai ke tangan penerima dengan kondisi yang tidak kekurangan. Berikut beberapa langkah dan tip pengiriman benda cair dengan aman yang perlu diketahui oleh Hepizens.

Menggunakan packing kayu

Jika perusahaan pelayaran memiliki jasa pengepakan kayu dalam pengiriman cairan, maka Anda bisa memanfaatkannya. Apalagi jika cairan tersebut dibungkus dalam wadah kaca dan plastik.

Keuntungan menggunakan packing kayu adalah menghindari kerusakan pada kiriman. Pengepakan kayu juga akan melindungi seluruh permukaan saat berada di gudang. Item akan ditumpuk untuk menghemat ruang. Potensi barang rusak akibat tumpukan benda lain cukup besar. Nah, untuk mengantisipasinya bisa bertanya pada jasa pengepakan kayu yang disediakan oleh petugas.

Manfaatkan Layanan Asuransi Pengiriman

Tak hanya itu, beberapa jasa pengiriman juga memiliki asuransi untuk barang-barang yang dianggap berisiko. Anda juga bisa memanfaatkan layanan asuransi pengiriman ini untuk mengimbangi kerugian jika sewaktu-waktu benda tersebut mengalami kerusakan selama proses pengiriman. Paket berasuransi ini biasanya jika terjadi kerusakan akan diganti dengan harga paket yang tertera di kuitansi, bahkan sepuluh kali lipat ongkos kirim dan maksimal Rp 1 juta.

Anda juga bisa mengajukan klaim jika terjadi kerusakan atau kerugian selama proses pengiriman ke perusahaan pelayaran. Dengan catatan, batas akhir aplikasi pengganti selambat-lambatnya empat belas hari setelah tanggal paket harus diterima oleh penerima di tempat tujuan. Dengan memilih asuransi yang ada di jasa pengiriman tentunya akan membuat anda lebih tenang barangnya akan baik-baik saja dan jika ada kerusakan tidak perlu khawatir karena anda akan mendapatkan ganti rugi dari ekspedisi tersebut.

Menggunakan jasa asuransi pengiriman membuat Anda harus mengeluarkan uang lebih banyak, namun Anda harus mempertimbangkannya demi kepuasan pelanggan Anda. Atau Anda juga bisa mendiskusikannya dengan pelanggan Anda agar pelanggan Anda membayar layanan asuransinya. Dengan ini, Anda dan pelanggan bisa sama-sama nyaman dan tidak perlu khawatir barang yang dikirim rusak


Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini

Label